- Prinsip umum umpan RSS
- Cara mendapatkan tautan RSS
- Isi tautan RSS
- Perilaku umpan RSS
- Menggunakan pembaca RSS
- Contoh penggunaan
- Kemungkinan kesalahan dan solusi
- Tips menggunakan umpan RSS
Prinsip umum umpan RSS
Umpan RSS memungkinkan Anda menerima pembaruan otomatis untuk hasil pencarian domain dengan filter yang diterapkan. Berguna untuk memantau domain baru yang sesuai kriteria tanpa memeriksa hasil secara manual.
Penting: Umpan RSS diperbarui otomatis dan hanya berisi domain baru yang muncul setelah langganan dibuat. Umpan di-cache selama 1 jam untuk kinerja.
Cara mendapatkan tautan RSS
Langkah 1: Atur filter
- Terapkan filter yang Anda perlukan
- Pastikan hasil ditampilkan dengan benar
- Klik "Apply" untuk menerapkan filter
Catatan: Umpan RSS hanya berisi domain yang cocok dengan filter yang diterapkan.
Langkah 2: Dapatkan tautan RSS
- Temukan tombol RSS di antarmuka (ikon RSS)
- Klik — tautan RSS akan:
- Disalin ke papan klip
- Dibuka di tab baru untuk pratinjau
Langkah 3: Gunakan tautan RSS
- Salin tautan dari bilah alamat atau dari papan klip
- Tambahkan ke pembaca RSS (mis. Feedly, Inoreader, atau pembaca bawaan browser)
- Atur pembaruan otomatis di pembaca RSS
Isi tautan RSS
Tautan dibuat otomatis dan mencakup:
- Jenis laporan — basis yang dipilih (Lelang, Kedaluwarsa, Backorder, dll.)
- Filter yang diterapkan — semua kondisi di panel filter
- Token autentikasi — untuk pengguna masuk, token ditambahkan agar umpan menampilkan informasi lengkap
Penting: Tautan menyimpan pengaturan pencarian; simpan (bookmark, dokumen) dan tempel lagi ke pembaca RSS.
Perilaku umpan RSS
Pembaruan otomatis
- Umpan diperbarui saat domain baru muncul
- Pembaruan mengikuti domain baru yang cocok
- Umpan di-cache 1 jam; pembaca yang sering refresh bisa tertunda hingga satu jam
Kompatibilitas pembaca
Umpan dalam format standar yang didukung sebagian besar pembaca RSS (Feedly, Inoreader, pembaca bawaan browser, dll.).
Autentikasi
- Pengguna masuk: tautan RSS otomatis menyertakan token pengguna
- Tamu: tautan berfungsi tanpa token dengan fitur terbatas
Catatan: Pengguna yang masuk mendapat informasi lebih lengkap di umpan.
Menggunakan pembaca RSS
Pembaca RSS populer
- Feedly — web dan aplikasi seluler
- Inoreader — web dengan fitur lanjutan
- RSSOwl — aplikasi desktop
- Pembaca bawaan browser — Chrome, Firefox, Safari
Mengatur pembaca RSS
- Tambahkan tautan RSS
- Atur frekuensi refresh (disarankan: setiap 1–2 jam)
- Aktifkan notifikasi untuk domain baru
- Atur langganan menurut kategori atau jenis laporan
Otomasi dengan RSS
Umpan RSS dapat dipakai untuk:
- Pemantauan otomatis domain baru
- Integrasi layanan lain lewat webhook atau otomasi
- Melacak perubahan hasil pencarian
- Notifikasi saat domain sesuai kriteria muncul
Contoh penggunaan
Contoh 1: Domain dengan KarmaScore tinggi
Tujuan: Umpan RSS untuk domain dengan KarmaScore mulai 70.
Langkah:
- Filter: KarmaScore min: 70
- Klik "Apply"
- Klik tombol RSS
- Salin tautan dan tambahkan ke pembaca RSS
Hasil: Umpan berisi semua domain baru dengan KarmaScore ≥ 70.
Contoh 2: Domain dalam kategori tertentu
Tujuan: Umpan untuk kategori "Technology".
Langkah:
- Filter: Category = "Technology"
- Klik "Apply"
- Klik tombol RSS
- Tambahkan tautan ke pembaca
Hasil: Umpan berisi domain baru di kategori "Technology".
Contoh 3: Beberapa filter sekaligus
Tujuan: KarmaScore tinggi, kategori "Business", TLD ".com".
Langkah:
- Filter:
- KarmaScore min: 50
- Category = "Business"
- TLDs = "com"
- Klik "Apply"
- Klik tombol RSS
- Tambahkan tautan ke pembaca
Hasil: Umpan berisi domain baru yang memenuhi semua kriteria.
Kemungkinan kesalahan dan solusi
Kesalahan: Umpan RSS kosong
Penyebab:
- Tidak ada domain baru yang cocok
- Filter terlalu ketat
- Cache
Solusi:
- Periksa filter — mungkin terlalu ketat
- Longgarkan beberapa filter dan coba lagi
- Tunggu beberapa menit dan segarkan umpan (cache per jam)
Kesalahan: Tautan RSS tidak berfungsi
Penyebab:
- Format tautan salah
- Masalah server
Solusi:
- Buat tautan baru dengan tombol RSS lagi
- Pastikan filter diterapkan dengan benar
- Jika masuk, pastikan Anda terautentikasi
Kesalahan: Pembaca tidak bisa memuat umpan
Penyebab:
- Masalah format RSS
- Diblokir pembaca
- Jaringan
Solusi:
- Pastikan pembaca mendukung RSS/Atom standar
- Buka tautan langsung di browser
- Periksa pengaturan keamanan pembaca
- Coba pembaca RSS lain
Tips menggunakan umpan RSS
-
Filter spesifik: Semakin spesifik filter, semakin relevan hasil umpan.
-
Interval refresh: 1–2 jam untuk keseimbangan aktualitas dan beban server.
-
Simpan tautan: Simpan tautan RSS penting untuk dipakai lagi.
-
Beberapa umpan: Buat beberapa umpan dengan filter berbeda.
-
Gabung notifikasi: Aktifkan notifikasi di pembaca.
-
Periksa filter: Pastikan tautan tersimpan masih sesuai kebutuhan.
-
Masuk: Login untuk informasi umpan yang lebih lengkap.
-
Atur langganan: Gunakan kategori dan tag di pembaca.